WAHYU AYU MERAYU
Sahdu rindu wahyu pertahankan hidup
Berkias kipas kapas karna wahyu ada
Bayang sayang hilang meski dalam bayang
Kok….teronggok mogok bersolek dalam angan
Menggolok patok balok tungangi kesendirian
Habis manis sinis pacu kencang
Paras perah parah melewat padang panjang
Gambar gelar kelar tuju tanah lapang
Wahyu ayu merayu tempat temu pandang
Ternyata……!!
Muka kaca koma padang gersang
Dagu gugah gundah berawan hitam
Pipi sepi piker bermendung suram
Bibir birahi bias tiba-tiba
Dada dapat padat hujan luka menghujam
Perut urut lembut namun
Pusar gusar pasar tetap langkah maju
? ? ? walau hanya secarik baju
gak sopan ! tau ! tersisa didiri
tetap lanjut lari
tapi bukan itu demi abdi abadi
lain selain-lainnya sempurnanya
itulah dia berbalut luka
tubuh biasa kelebihannya
harta tak berpunya bertutup biasa
aneka makan luka dengannya
ragam rasa lara bersalut rimba
jiwa wahyu wanita tiadanya dia
berparas selaras kertas bersisa permata
berasa sama saja tawanya
ada beda didirinya sembunyikan luka
asa sangat sengat
wahyuku ratap ku hanya bisa
wahyuku tatap membayang dansa
wahyuku tetap mengingat rupa
wahyuku gelap memeluk hawa
wahyuku kalap anggap itu dia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar